Postingan

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN  LOKAKARYA 5 Kurnia Kujum, S.Pd Calon Guru Penggerak  Angakatan 6 pada kali ini penulis menggunakan Jurnal Dwi Mingguan menggunakan Model 4F/4P yakni : 1. Fact (Peristiwa) 2. Feelings (Perasaan) 3.  Findings (Penerapan) 4. Future (Penerapan) 1) Fact (Peristiwa)     Pada hari Sabtu, 18 Maret 2023 saya mengikuti Loka Karya 5 yang bertempat di SMPN 1      Subang. Pada lokakarya 5 ini membahas tentang Kolaborasi dalam Pengelolaan Program      yang Berpihak pada Murid. Dalam kegiatan ini saya bersama CGP lainnya melakukan            diskusi kelompok yang dibagi oleh pengajar praktek. Kami berdiskusi tentang pembuatan       program dari masing-masing CGP yang akan dilakukan di sekolah masing-masing,       kemudian masing-masing CGP memberikan masukan dan komentar terhadap program      yang di buat oleh CGbil Pelay lainnya, dar...
Gambar
  Modul 3.3 Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Pengelolaan Program Berdampak Pada Murid Oleh : Kurnia Kujum, S.Pd CGP Angkatan 6 SDN Pamanukan 1 Kab. Subang Refleksi dwi mingguan model 4F ( Fact, Feeling, Findings, Future) merupakan model refleksi   yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. Dalam model refleksi 4F ini dapat diterjemahkan menjadi 4P yang terdiri dari Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran, dan Penerapan. Pada modul 3.3 yang saya dapatkan dalam mempelajari modul ini yaitu materi pengelolaan program yang berdampak pada murid.  Dalam modul ini saya juga mempelajari kepemimpinan murid atau sering juga disebut student agency dimana murid mampu berperan sebagai pemimpin dalam pembelajarannya sendiri, murid diberikan kesempatan untuk dapat mengembangkan dirinya sehingga kapasitasnya dalam mengelola pembelajarannya sendiri dapat dimaksimalkan untuk menemukan potensi kepemimpinannya untuk selalu berkembang menjadi lebih baik.  Pada saat murid menjadi pemimpin d...
Gambar
  JURNAL REFLEKSI MODUL 3.2 Model 3 : Six Thinking Hats   (Tekhnik 6 Topi : Process, Facts, Feeling, Creativity, Benefits, Cautions) Oleh : Kurnia Kujum, S.Pd CGP Angkatan 6 SDN Pamanukan 1 Kab. Subang                  Pada modul  ini, saya, calon Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Subang, telah belajar banyak hal, baik tentang sisi  ilmu dan pengetahuan mengenai seputar kekuatan atau aset sekolah yang bisa dijadikan modal dalam mencapai visi sekolah, maupun yang termasuk sisi pengalaman yang menambah pemahaman saya  dalam topik aset sekolah. Ø                            Pertama, Sekolah sebagai sebuah ekosistem. Sebagai sebuah ekosistem, sekolah adalah sebuah bentuk interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup). Kedua unsur ini saling berinteraksi satu sama lainnya sehingga mampu m...
Gambar
    Jurnal Refleksi Model 4F ((Facts, Feelings, Findings, Future)    Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Be rbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin Dudung Sulaeman , S.Pd CGP Angkatan 6 Kab. Subang SDN Anggaranu 1. Fact (Peristiwa) :  Pegalaman saya mengikuti pembelajaran pada minggu ini sangat luar biasa. Saya melaui tahapan belajar MERDEKA sama halnya dengan modul-modul sebelumnya. MERDEKA merupakan singkatan dari Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi, Demonstrasi kontekstual, Elaborasi pemahan, Koneksi antar materi, Aksi nyata. Tahap mulai dari diri, saya melakukan kegiatan yang bertujuan untuk mengaktifkan pengetahuan awal (prior knowledge) dan mengamati keterampilan seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan dengan berada di antara berbagai pemangku kepentingan, di antaranya murid, orang tua murid, guru, yayasan, dan pihak komunitas sekolah.  Tahap eksplorasi konsep merupakan tahap dimana saya bereksplorasi secara mandiri untuk memah...
Gambar
Jurnal Refleksi Model 4F ((Facts, Feelings, Findings, Future)            Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin   Kurnia Kujum, S.Pd CGP Angkatan 6 Kab. Subang SDN Pamanukan 1 1. Fact (Peristiwa) :  Pegalaman saya mengikuti pembelajaran pada minggu ini sangat luar biasa. Saya melaui tahapan belajar MERDEKA sama halnya dengan modul-modul sebelumnya. MERDEKA merupakan singkatan dari Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi, Demonstrasi kontekstual, Elaborasi pemahan, Koneksi antar materi, Aksi nyata. Tahap mulai dari diri, saya melakukan kegiatan yang bertujuan untuk mengaktifkan pengetahuan awal (prior knowledge) dan mengamati keterampilan seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan dengan berada di antara berbagai pemangku kepentingan, di antaranya murid, orang tua murid, guru, yayasan, dan pihak komunitas sekolah.  Tahap eksplorasi konsep merupakan tahap dimana saya bereksplorasi secara m...

Berbagi Aksi nyata Modul 1.4

Gambar
  Oleh Kurnia Kujum CGP Angkatan 6 SDN Pamanukan 1 Kab. Subang A. Pendahuluan A.1 Latar Belakang          Pendidikan di ibaratkan pondasi awal untuk anak anak menuju kesuksesan mereka. Untuk menghasilkan murid yang dapat mencapai kesuksessan di butuhkan seorang guru yang mampu membimbing, menuntun peserta didik untuk mencapai kebahagiaan hidup dengan mengembangkan potensi positif yang ada pada diri peserta didik masing - masing. Untuk mendapatkan kebahagiaan hidup nya di butuhkan lingkungan positf baik di sekolah maupun di rumah. Terutama lingkungan sekolah harus mempunyai budaya positif yang sangat mendukung keberhasilan murid dalam mengembangkan segala minat dan bakat peserta didik. Budaya Positif menurut Dharma dkk (2020) budaya positif di sekolah yang berpihak pada murid agar dapat berkembang menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat dan bertanggung jawab. Budaya positif di terapkan dalam bentuk murid dengan rasa hormat, menghargai serta membesarka...

Tugas modul 2.2 Eksplorasi Konsep

Gambar
  Tu g a s 2b . 1 _ Kurnia Kujum Berdasarkan pembelajaran 5 Kompetensi Sosial dan Emosional yang telah Anda baca, pelajari Tabel B.2b. Gambar Kegiatan KSE dan jawablah pertanyaan berikut : 1.                   Apa KSE yang dapat diterapkan dalam kegiatan tersebut?   2.                   Bagaimana kegiatan tersebut dapat membantu murid untuk mengembangkan KSE tersebut? (Kolom 2 Baris 1 adalah contoh untuk Anda)   No. Kegiatan KSE dan Penjelasan 1 Melibatkan murid dalam membuat keyakinan kelas atau peraturan sekolah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman (Contoh)   ·    Kesadaran diri : murid memberikan nilai yang diyakin...